Seorang sarjana tua bernama Shoichi yokoi harus ikut perang dunia 2 karena wajib militer dan dia ditempatkan di pulau guam. ini orangnya nih gan :


Pada tahun 1943. tapi pada tahun 1944, amerika serikat mengambil alih pulau itu. Tentara-tentara jepang yang lain udah pada nyerah dan dipulangkan ke jepang. Tapi tidak bagi Shoichi yokoi. Dia lebih memilih ngumpet di sebuah gua bawah tanah di hutan bambu di pulau guam. tanpa lampu, tanpa lagu justin bieber,dan tanpa opera mini.


walaupun dia menemukan pamflet yang isinya perang udah berakhir. Takut dibunuh kalo nyerah,katanya. Pada tahun 1944 pemerintah jepang menetapkan status dia sebagai ”terbunuh” di medan perang.

Sampe akhirnya….

Ada seorang pemburu yang menemukan dia pada tahun 1972 januari 24 di sungai Talofolo, pulau Guam. Dan dia dibawa ke stasiun polisi terdekat dengan tangan terikat. Setelah diselidiki ternyata dia adalah serdadu jepang yang masih bersembunyi sejak perang dunia 2 usai. dia ditemukan dalam keadaan sehat. Dia bebas dari penyakit dengan cara mandi secara teratur. (sabunnya pake apa ya?). dan dia makan dari memasang jebakan, nangkep ikan, tikus , dan tanaman-tanaman di hutan. Di gua tempat dia tinggal ditemukan dua granat buatan jepang, senapan rifle yang udah ga berfungsi lagi, dan kuburan dari dua temannya selama perang dunia 2. kasian gan.
ini dia pas ditemuin gan, kurus banget ya..


Akhirnya dia dibawa pulang dan dia bilang gini pas sampe jepang : “It is with much embarrassment that I return” adding: “I am sorry I did not serve his majesty to my satisfaction” . akhirnya dia meninggal diumurnya yang berusia 82 tahun karena sakit jantung pada tahun 1997.


Keren ya,demi negaranya bisa betah gitu ngumpet selama 28 tahun…