DIALOG DINI HARI 
album Beranda Taman Hati
Dialog Dini Hari
mungkin masih banyak agan or sist yang nyari nyari liriknya DDH ane cuma bantu share ajah😀

OKSIGEN

Segarkan ingatanmu saat menghirupku
Resapi rasa hadirnya diriku

Aku bisa hidupkan dirimu hari ini
Aku bisa..

Terhisap panas dan terbakar
Lalu cemari udara dan trotoar

Aku bisa membakarmu hari ini
Aku bisa.. aku bisa

Dedaun dan mentari ajakku menari
Teriknya hari kuterlahir kembali

Aku bisa datang dan pergi
Aku bisa.. aku bisa

Terbang melayang, ke awan, menghilang
Datang dan pergi sendiri, tak terkendali

BERANDA TAMAN HATI

Gelak tawa riang menawan
Dari wajah-wajah rupawan
Celoteh kecil bak burung camar
Mentari pudar menyurut damar

Kuterbuai dan terlena
Suara-suara penuh makna

Suaramu merdu segumpal syahdu
Terlibat dekat sahabat dekat
Bicaramu lekat seolah mendekap
Bergema dalam tembok-tembok pekat

Kuterbuai dan terlena
Suara-suara penuh makna

Reff:
Sepanjang waktu ku mencari-cari arti hidup
Detik ke detik seakan kian cepat kuterpuruk
Suara tawamu menghapus noda
Gemulai gerak riang gembira menghibur duka

Kupu-kupu terlambat hadir
Bersaing indah hinggap bersanding
Istana cinta tanpa pangeran
Takdir kuasa mustahil melawan

Kutunduk merangkum doa
Berharap semua adanya

Reff:
Sepanjang waktu ku mencari-cari arti hidup
Detik ke detik seakan kian cepat kuterpuruk
Kekagumanku berbuah cerita
Menuai benih di musim semi
Aku bahagia

PAGI

Berhari hari menanti
Tak henti henti mencari
Hingga hari ini dambaan hati
Berlalu dan pergi

Memilah memilih
Tak habis-habis berpikir
Sampai pagi ini
Matahari pagi, sendiri dan sendiri

Tetes embun pagi
Iringi mekar melati
Masihkah indah.. indah

Reff:
Pagi, jangan pergi
Kutakut malam nanti kumasih sendiri
Dan pagimu tak lagi indah

Sekuntum bunga mekar
Diantara rumput2 liar
Gelisah menanti si jantan kumbang
Tak kunjung datang

Ranting kering terinjak injak
Luluh lantak tak berontak
Kicau burung harmoni berdendang
Sebentar lagi siang

Rimbun pohon menari
Suaranya lembut berbisik
Masihkah indah.. indah..

Back to Reff.

BUMIKU BURUK RUPA

Siang cerah tak bermendung
Surya sinarnya tak terbendung
Awan bergerak tak menentu
Angin kencang bukan puyuh

Tanahku injak seperti pasir
Bagai gelombang dilaut pesisir
Liang lahat raksasa hadir
Pribumi tak lagi jaga bumi

Reff:
Bumiku bumi buruk rupa
Bumiku bumi buruk rupa

Air bumi menipis
Seakan akan hampir habis
Sungai danau hilang sungai danau hilang
Dan kemarau kian panjang

Hujan.. hujan.. tenggelamkan bumi
Hujan.. hujan.. tenggelamkan bumi
Panas.. panas.. panas.. bakar bumi

Sahabatku jadi hantu

Inikah yang kamu mau? yang kamu inginkan?
Seorang ibu kehilangan anaknya
Tahukah kamu atau tak mau tau akibatnya
Sahabatku kehilangan akal sehatnya

Tunas bangsaku tenggelam menyedihkan
Tragedi negriku bagai bunga yang terinjak
Inikah yang kamu mau? Yang kamu inginkan?
Sahabatku jadi hantu, mengerikan..

Reff: Hentikan hentikan semua itu
Lihat wajah wajah terbungkus biru
Terselimutkan luka dan terbinasa
Penggali kubur terus bekerja

Inikah yang kamu mau? Yang kamu inginkan?
Sahabatku kehilangan akal sehatnya
Tahukah kamu? Atau tak mau tau akibatnya?
Sahabatku jadi hantu mengerikan

Tak Seperti Yang Kau Bayangkan 

Sahabatmu, mungkin pernah bercerita
Tentang gelapnya hidupku
Dan bila kau percaya mereka
Kuharap kau.. kau memilahnya

Sahabatku, mungkin pernah bercerita
Tentang kerasnya hidupku
Dan bila kau tetap tak percaya
Biarkan aku membuktikannya

Reff:
Aku tak seperti yang kau bayangkan (4x)

Renovasi Otak 

Perlu sedikit renovasi otak
Biar tak terkotak kotak
Seperti TV atau bak mandi
Seperti baju ini.. hmmm bau sekali

Mending aku mandi lagi
Renovasi fisik biar tak gampang sakit
Seperti gunung yang agung
Seperti Tuhan yang murung

Adaptasi prilaku biar tak kaku
Walau dipukul, ditendang biar tak malu
Kalau memang tak tahu

Rangkul teman lawan padamkan bara
Ceritakan berita gembira
Inovasi visi untuk masa depan
Kado indah sebuah kemenangan

SATU CINTA

Saat kau berjalan sendiri
Aku akan menemani
Siap memapahmu
Jika kau terjatuh

Saat kau mulai lelah
Berdiri lunglai sedikit goyah
Ku kan disampingmu
Istirahatkan pikiranmu

Saat kau mulai menangis
Aku akan bernyanyi
Siap menghiburmu
Tak perduli waktu

Saat pagi kau terjaga
Ku kan petik bunga
Beragam warna
Seperti pelangi membentang

Kita kan gembira bersama, tertawa bersama, bahagia bersama
Kita kan bernyanyi bersama, menari bersama ikuti irama

Reff:
Satu pikiran, satu tujuan
Satu harpan, satu impian
Satu pandangan, satu kejayaan
Satu kejujuran, suatu kebaikan

Satu cinta untuk kebahagiaan
Satu cinta untuk kedamaian

SENANDUNG RINDU 
Feat with Sari – Nymphea

Satu kisah terpendam
Mengukir relung hati yang terdalam
Rinduku padanya
Mengendap, ikhlas, pagi, siang, malam

Semesta merayu
Lagu-lagu merdu
Seakan bertutur
Berpantun menghibur

Hu uuu… ingatkah aku bila dirumah?
Hu uuu… bukalah pintu bila kupulang
Nanti, esok, entah

Sekian lama waktu
Merpati tak bawa berita baru
Keagunganmu..
Berkilau, ikhlas, mengisi hatiku.

Perahu melaju
Dayung hingga ke hulu
Badai berlalu
Esok hari baru

Rehat Sekejap

Rehat sekejap jika kau lelah
Rebahkan diri sebentar
Basuh tanganmu bersihkan debu
Hilangkan dahaga di jeda waktu

Lantunkan lagu, yakinlah merdu
Dengungkan syair pujangga dulu
Renungkan bait pelipur lara
Bijaksana hati hilangkan murka

Rehat sekejap, kita perlu istirahat
Rehat sekejap, jerat nafsu menjebak nalar
Rehat sekejap, lepaskan beban buka cadar
Rehat sekejap, syukuri, nikmati anugrah

KU KAN PULANG

Lamakah aku pergi
Hingga tak sadar rambutmu makin memutih
Banyak waktuku yang terbuang rugi

Lamakah aku pergi
Hingga tak sadar beribu kisah ingin ku bagi
Berilah aku waktu sebentar lagi

Ku kan pulang
Pulang ke rumah
Berilah waktu
Sabar menunggu

Doamu slalu untukku
Slalu untukku, hingga kini ku tak ragu
Biarkan aku sujud di kakimu

Lukisanmu slalu indah
Seperti doamu
Sepanjang masa tak putus asa
Sementara waktu merubah kita

Sementara waktu merubah kita
Ku kan pulang
Pulang ke rumah
Berilah waktu
Sabar menunggu

Ku kan pulang
Pulang ke rumah
Bawa cerita
Indah Dunia

HATI HATI

Berangkatlah lebih awal biar tak buru-buru, bisa fatal
Jalan makin terasa sempit, motor saling berhimpit
Asap tinggi membungkit

Berangkatlah lebih dulu biar tak buru-buru, apa yang diburu
Hidup kita hanya sekali dan harus memilih
Jangan mati pagi

Reff:
Hati-hati di kanan, lihat kiri dan kanan, lalu lalang kendaraan
Hati-hati di jalan, semoga sampai tujuan dengan aman

Makin banyak korban mati sia-sia, tak kenal usia
Makin banyak orang tak sabar, tak perduli
Tak saling menghormati.

Saat pulang rehat bila perlu
Jangan buru-buru, aku pasti menunggu
Jagalah dirimu untuk orang lain, seirama harmoni…

Back to reff.