Kematian memang tak dapat diprediksi. Namun lain ceritanya bila kematian itu ditentukan orang lain dan menggunakan media senjata api.
Musisi-musisi berikut ini adalah orang-orang berbakat yang harus tewas akibat tarikan pelatuk. Ada yang selesai kasusnya, ada pula yang tak terungkap sampai kini.Apapun itu, karya musisi-musisi ini akan tetap didengar dan dikenang. Ingin tahu siapa saja dan bagaimana kematian dramatis mereka?

Marvin Gaye
Nama ini barangkali tidak akrab didengar. Tahun 60-an, genre soul dan RnB besar berkat label Motown yang hari ini jadi bagian sejarah soul. Marvin adalah salah satu penyanyi tersukses yang dimiliki label tersebut.

Bermasalah dengan kondisi keuangannya saat itu, ditambah depresi dan kecanduan, Marvin kembali ke rumah orang tuanya pada 1983. Dia dan ayahnya bertengkar secara konsisten setiap hari dan kondisi di rumah itu terus memburuk.

1 April 1984, setelah sebuah konfrontasi ayah-anak, Marvin Senior meraih sebuah pistol dan menembak dada anaknya. Dalam penyelidikan polisi, ditemukan memar-memar di tubuh sang ayah serta obat-obatan terlarang larut dalam darah sang penyanyi. Marvin Senior, 70 tahun, dibebaskan dari tuduhan pembunuhan tingkat satu.

Keluarga Gaye lainnya mengklaim pembunuhan itu hanya bisa dilakukan oleh manusia berdarah dingin. Ketika ditanya apakah dia mencintai anaknya, Marvin Senior menjawab, “Katakan saja bukannya aku tidak suka anakku,” katanya.

John Lennon
Diklaim sebagai salah satu musisi paling jenius, John Lennon dipuja dunia berkat The Beatles. Terlibat kisah cinta bersama Yoko Ono semakin meruncingkan idealismenya.

8 Desember 1980, dunia terguncang setelah Mark David Chapman melepaskan lima tembakan ke tubuh John di kediaman pasangan eksentrik tersebut, The Dakota. Satu tembakan terakhir meleset.

Belakangan diketahui, Chapman sudah lama merencanakan pembunuhan Lennon. Ia diduga menderita kelainan jiwa karena mengakui ingin membunuh Johnny Carson, Elizabeth Taylor dan sederet bintang saat itu. Kenapa Lennon yang terpilih? Karena Lennon jauh lebih mudah ditemukan daripada artis-artis lain.

Chapman dihukum selama 25 tahun sejak 1981. Dikabarkan, ia sempat menulis surat permintaan maaf kepada Yoko Ono. Surat itu tak pernah berbalas.

Kurt Cobain

Salah satu simbol musik 90-an ini memutuskan bunuh diri pada 5 April 1994. Sebutir timah panas menghentikan hidupnya. Rumor beredar, itu bukan keinginan Kurt sendiri, melainkan sebuah pembunuhan.

Kakek Cobain menyalahkan istri cucunya, Courtney Love, yang memang dikenal sering membuat masalah. Pasalnya, surat perpisahan Cobain diklaim tidak diselesaikan sendiri oleh frontman Nirvana itu.

Cobain juga disebutkan berada di bawah pengaruh heroin saat nyawanya melayang. Sama seperti bintang-bintang muda yang terlalu cepat populer, dia juga mengalami depresi akibat kesuksesan Nirvana

Tupac Shakur
Kematian rapper ini memang tragis. Pulang menonton pertandingan tinju antara Mike Tyson dan Bruce Sheldon di Las vegas, empat timah panas menembus tubuh Tupac.

Dia menghembuskan nafas terakhir setelah bertahan selama enam hari di rumah sakit. Pembunuhnya sendiri tak pernah tertangkap, namun publik menduga Orlando Anderson bersalah untuk itu.

Seakan jadi rahasia umum, banyak yang mengaitkan kematian Tupac dengan perang antar-geng East Coast dan West Coast. Anderson sendiri tewas 18 bulan kemudian, juga dibunuh dengan pistol.

Bulan September 1999, sebuah buku biografi hasil tulisan seorang jurnalis investigasi Cathy Scott dilempar ke pasaran. THE KILLING OF TUPAC SHAKUR menjadi memorial atas meninggalnya rapper berbakat tersebut yang ditembak 13 September 1996.

Dimebag Darrell

Pecinta musik metal mengenalnya sebagai personel band Anthrax dan Pantera. Darrell punya proyek sampingan bernama Damage Plan, dan di sanalah ia terbunuh. Seorang mantan anggota marinir Amerika melontarkan 5 peluru panas ke arahnya.

Terjadi di tengah show, pihak keamanan pun langsung menarik pelatuk. Nathan Gale, mantan marinir itu, terbunuh saat itu juga. Belakangan ia diketahui menderita gangguan jiwa akut.

Tahun 2010, sebuah album kompilasi dluncurkan. GETCHA PULL: A TRIBUTE TO DIMEBAG DARRELL dirilis majalah Metal Hammer untuk menghormati Darrell. Sebanyak 13 lagu Pantera dinyanyikan ulang oleh mereka yang merasa kehilangan atas kematian pria yang disebut sebagai salah satu gitaris terbaik dunia ini.