Kehadiran band-band hebat semacam The Beatles, Led Zeppelin, Pink Floyd tak ayal menginspirasi banyak orang untuk bermain musik. Beberapa orang begitu terinspirasi sehingga memilih memainkan musik yang sama sebagai bentuk penghormatan. Itu yang dinamakan dengan tribute band.

Beberapa tribute band memainkan musik dari dua band sekaligus, memadukan kostum dan dandanan mereka. Ternyata, profesi musisi band tribute ini tidak main-main. Buktinya, banyak di antara tribute band yang melahirkan album dan mengadakan tur-tur.

berikut band yang mendedikasikan diri untuk band lain..

The Iron Maidens

 

Kalau Iron Maiden pria berasal dari Inggris, wanita-wanita tangguh ini datang dari California, Amerika Serikat. Mereka menyanyikan ulang lagu-lagu Iron Maiden. Tak main-main, The Iron Maidens sudah melahirkan tiga album.
Konsisten dengan cinta mereka terhadap Bruce Dickinson mengantar kelima wanita ini sampai ke Indonesia, beberapa waktu lalu.

Lez Zeppelin

 

 Sama seperti The Iron Maidens, Lez Zeppelin, bisa ditebak, mempersembahkan musik mereka kepada Led Zeppelin. Empat wanita ini kerap dianggap band wanita terhebat sepanjang sejarah rock. Pastinya membawakan lagu-lagu Led Zeppelin tidak mudah, mengingat beban nama besarnya.
Lez Zeppelin baru punya satu album di tahun 2007, tetapi mereka menjalani tur dan mengisi festival-festival secara teratur. Sejak tahun 2010, mereka dikabarkan menggarap album kedua.

Pink Fraud

 Tak perlu berpikir lama, ini dia band tribute Pink Floyd. Mereka fokus di medio tahun 1968-1979. Dalam situs resminya, Pink Fraud menulis mereka memakai instrumen orisinil, melawan cetusan penggemar Pink Floyd yang menduga mereka hanya pura-pura.
Soal mirip atau tidaknya, kembali kepada pendengar. Mungkin bisa dipertimbangkan Pink Fraud benar-benar total dalam penampilan, termasuk memakai baju warna pink. Sayangnya, pada 2009 mereka berhenti jalani tur.

BC/DC

 

Sangat mudah mengira-ngira siapa yang mereka idolakan. BC/DC adalah band tribute untuk band rock n roll Australia, ACDC. Lucunya, mereka sempat bersikukuh sebagai band aslinya dan bahwa ACDC adalah band tribute BC/DC.

Kalau mau nonton penampilan mereka, jangan lupa perhatikan kostum sapi gitarisnya, ya. Yang jelas, Angus maupun Malcolm Young tidak berkostum seperti itu di panggung.

Gabba

 Yang satu ini mencoba memadukan grup ABBA dengan Ramones. Alias, memainkan lagu ABBA dengan aransemen ala Ramones, atau sebaliknya? Tidak mudah menentukannya, melihat judul-judul lagu mereka seperti Surfing Queen (Surfing BirdRamones/Dancing QueenABBA) dan Hey Ho Disco (Blitzkrieg BopRamones/DiscoABBA).

Gabba menyebut musik mereka sebagai discopunk, memiliki tiga album, drama musikal, bahkan film.

Mini Kiss

 

KapanLagi.com – Yeah, mereka adalah band tribute Kiss. Sempat tersebar rumor mereka tidak memainkan sendiri instrumennya, tetapi dari video-video live, kelihatannya tidak demikian. Menariknya, mereka ini adalah band orang-orang pendek.

The West End Girls

 

KapanLagi.com – Terdiri dari dua gadis cantik yang begitu menyukai musik Pet Shop Boys. Sangat Eropa, lucu dan menyenangkan. Sayangnya video-video di situs resmi tidak dipertunjukkan untuk umum, namun musik The West End Girls bisa didengar di Myspace mereka.

 

Beatallica

 

KapanLagi.com – Siapa bilang The Beatles tidak bisa didengar bersama Metallica? Beatallica membuktikannya. Tak cuma musik dan lirik, mereka juga mencampur judul-judul lagu kedua band. Mereka punya sepuluh album, meyakinkan bisnis ini memang sungguh-sungguh.

The Bootleg Beatles

Lagi, The Beatles. Malah, The Bootleg Beatles jadi band tribute pertama yang menjalani tur. Ada begitu banyak band tribute The Beatles, tetapi yang mencatat sejarah cuma satu ini. Sebuah fakta keren, The Bootleg Beatles sampai di Inggris setelah menyelesaikan tur Amerika Serikat persis di tanggal yang sama dengan The Beatles, yaitu 7 Februari 1984.

Bjorn Again

 

KapanLagi.com – Lahir sejak 1988, Bjorn Again menolak disebut tribute band dalam situs resmi mereka. Bagaimanapun, mereka menyanyikan lagu-lagu ABBA dan bahkan berkostum serupa di atas panggung. Bukan saja menjalani karir dengan serius, Bjorn Again bahkan pernah tur bersama Cher dan Shania Twain.