Metallica! Rasanya tidak mungkin ada penggemar musik yang tak pernah mendengar nama band itu. Band asal Amerika Serikat ini begitu besar pengaruhnya terhadap perkembangan musik heavy metal di dunia.

Sempat bongkar pasang personel, kharisma Metallica tak memudar. Sepak terjang band ini masih tak tertahankan di berbagai belahan dunia. walau usia mereka kian menua, namun taring mereka tetap tajam. Kehadiran mereka di panggung-panggung musik dunia selalu dinantikan.

The Young Of Metal Attack

 

 Metallica dibentuk di Los Angeles pada tahun 1981. Awalnya band ini bernama The Young Of Metal Attack. Tak cocok dengan nama itu, band ini akhirnya mengganti namanya dengan Metallica. Nama tersebut sebenarnya akan dipakai oleh sebuah majalah musik. Namun Lars Ulrich lebih dulu mengambilnya. Menurut beberapa pihak, nama Metallica merupakan gabungan kata dari Metal dan Vodca.

Ketika pertama kali didirikan, band ini digawangi oleh Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron McGovney (bass). Di formasi ini, Metallica merilis single berjudul Hit The Light yang akhirnya masuk album kompilasi Metal Massacre di tahun yang sama.

Dave Mustaine dan Cliff Burton Bergabung

 

Meski single mereka cukup sukses, namun Grant dan McGovney lebih memilih untuk mengundurkan diri. James dan Lars bergerak cepat. Mereka segera menggaet Dave Mustaine untuk menggantikan posisi Grant, serta Cliff Burton untuk menempati posisi lowong bass.

Di formasi ini Metallica terus menggeliat. Sebuah single berjudul No Life Till Leather dirilis dan membawa mereka hijrah ke New York. Nama Metallica pun makin dikenal luas.

Sayang perkembangan Metallica harus terhenti setelah Hetfield dan Mustaine terlibat perseteruan. Mustaine memilih keluar dan mengibarkan bendera baru bernama Megadeth
Masih di tahun 1983, Metallica langsung menggaet Kirk Hammett, gitaris Exodus, untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Mustaine. Formasi ini lantas disebut-sebut sebagai salah satu formasi terbaik Metallica.

Di pertengahan tahun 1983, Metallica merilis salah satu album terbaiknya, KILL ‘EM ALL. Sementara itu Mustaine juga sibuk dengan proyek barunya bersama Megadeth.

Bersama Hammett, Metallica kian produktif. Setahun kemudian mereka merilis salbum RIDE THE LIGHTNING. Bulan September 1985, mereka kembali meluncurkan album berjudul MASTER OF PUPPETS. Nama Metallica pun makin mendunia. Berbagai pernghargaan mereka sabet.
Sedang berada di puncak karirnya, Metallica harus menerima pil pahit. Bassist andalan mereka, Cliff Burton meninggal dunia dalam sebuah kecelakan ketika mereka melakukan perjalan tur ke Skandinavia pada 27 Septmber 1986. Peristiwa itu sangat memukul segala sendi Metallica. Bahkan ‘rival’ utama mereka, Megadeth memberikan persembahan khusus untuk Burton. Dave Mustaine dan kawan-kawan menulis lagu In My Darkest Hour yang khusus ditujukan untuk Burton.


Sebulan kemudian Metallica merekrut Jason Newsted dari Floatsam And Jetsam sebagai pengganti Burton. Formasi ini akhirnya menjadi salah satu format terlama bagi Metallica sebelum Jasonmeninggalkan band pada 2001.

September 1988, Metallica kembali merilis album. Kali ini berjudul …AND THE JUSTICE FOR ALL. Masih dalam suasana duka, Metallica merilis sebuah video kip Cliff Em All yang dipersembahkan untuk Burton.
Tahun 1989 nama Metallica makin populer setelah meraih penghargaan Best Hard Rock/Metal Performance Vocal or Instrument dari ajang Grammy Awards. Penghargaan itu sekaligus menjadi pemicu mereka untuk merilis album lebih baik. Metallica terus mengasah taringnya. Tahun 1991 album berjudul METALLICA atau yang juga dikenal dengan nama Black Album mereka rilis. Album ini akhirnya mencapai puncak daftar terlaris sepanjang tahun 1991 hingga 2012 setelah terjual sebanyak 15.735.000 copy.
Di sepanjang era 90-an, Metallica terus berkibar lewat tur dunianya. Salah satu aksi terhebat mereka adalah ketika menjadi salah satu penampil utama di Woodstock 1994. Meski tak seproduktif di dekade sebelumnya, namun Metallica tetap tangguh dengan merilis album LOAD (1996) dan RELOAD (1997). Kedua album ini tetap meraih sukses dengan mencapai puncak tangga lagu Billboard Top Album di tahun 1996 dan 1997. Sukses ini kian memantapkan Metallica sebagai band metal terbaik dunia.
Memasuki awal era 2000-an, penggemar Metallica kembali dibuat terkejut setelah bassist mereka, Jason Newsted mengundurkan diri. Sebuah kabar mengatakan bahwa Jasonmemilih keluar karena alasan pribadi.

Banyak pihak penasaran dengan alasan Jason tersebut. Spekulasi pun beredar. Jason dirumorkan memilih keluar dari band setelah terlibat perselisihan dengan James Hetfield. Perseteruan ini kabarnya disebabkan protes keras Jason terhadap Hetfield yang lebih memilih fokus dengan proyek sampingannya walau kala itu Metallica memang sedang vakum.

Jason Newsted akhirnya benar-benar hengkang dari Metallica. Jason akhirnya memilih untuk bergabung dengan band trash metal asal Kanada, Voivod pada tahun 2003.
Kehilangan Jason Newsted tidak membuat Metallica berhenti berkarya. Tahun 2003 mereka menggelar audisi untuk mencari pengganti Jason. Pria beruntung yang terpilih adalah Robert Trujillo. Trujillo merupakan mantan bassis band Suicidal Tendencies dan band milik Ozzy Osbourne. Di tahun yang sama Metallica merilis album baru berjudul ST. ANGER. Album ini langsung memuncaki daftar 200 album terbaik Billboard. Meski kualitas album ini banyak menuai kritik, namun Metallica tak bergeming. Sebagian fans tetap puas dengan album ini.
Metallica kembali masuk studio rekaman dan meramu karya-karya baru. Pada 12 September 2008, Hetfield dan kawan-kawan merilis album kesembilanyna, DEATH MAGNETIC. Album ini diproduseri oleh Rick Rubin dan direkam di Sound City Studios,

Single pertama yang mereka luncurkan berjudul The Day That Never Comes bersamaan dengan video klipnya. Tak butuh waktu lama, album ini langsung memuncaki daftar album terlaris di Amerika Serikat. Selain itu, Metallica tetap melakukan ‘tradisinya’dengan menempatkan album mereka di puncak album 200 terbaik Billboard.
ahun 2011 Metallica membuat kejutan. Di usianya yang telah mencapai 30 tahun, Metallica menggaet musisi asal New York, Lou Reed untuk berkolaborasi dan merilis album bersama. Album berjudul LULU ini akhirnya dirilis pada tanggal 31 Oktober. Selain sibuk dengan album LULU, Metallica juga merilis sebuah album EP yang berjudul BEYOND MAGNETIC. Meski hanya berkomposisi 4 lagu, album ini mendapat respon positif dari kritikus musik dunia

Seperti biasa banyak kejutan kejutan yang diberikan Metallica ..
kita tunggu aja kejutan selanjutnya hwhw